Fenomena
kembar siam banyak terjadi di dunia. Salah satunya adalah kembar siam George dan
Lori Schappell. Kembar monozygotic ini telah hidup bersama selama ± 50 tahun.
Secara biologis kembar siam asal
Pennsylvania, Amerika Serikat ini lahir dengan 30 persen jaringan lobus frontal
otak menyatu dan pembuluh darah kritis, dan dikarenakan kondisi tersebut mereka
tidak dapat dipisahkan melalui operasi. Lori terlahir dengan kondisi tubuh yang
baik, sementara George menderita spina
bifida yang membuatnya harus duduk di kusi roda untuk membantu dirinya.
Secara
genetis, mereka adalah sama yaitu kembar monozygotik (identik) dimana kembar
monozygotik selalu berkelamin sama. Namun, pada kasus ini, salah satu anak
kembar menyatakan bahwa dirinya adalah seorang pria (George). Dan keadaan tubuh
anak kembar tersebut menyatu, dikarenakan zigot dari bayi kembar gagal terpisah
secara sempurna. Banyak faktor yang mempengaruhinya seperti mengonsumsi obat
penyubur dan kurangnya nutrisi saat di dalam kandungan.
Jika
ditinjau dari segi biologisnya. Mereka berdua terlahir sebagai seorang wanita,
tetapi hormon testosteron yang berada dalam tubuh George lebih tinggi
menyebabkan ia merasa bahwa ia seorang pria. Sehingga ia memiliki kepribadian
yang maskulin dan terdapat banyak poster musik di kamarnya. Hingga dewasanya ia
bekerja sebagai seorang penyanyi country internasional dan memenangkan banyak
penghargaan. Salah satunya Award LA Music for The Best New Artist Country
Dalam
lingkungan mereka sehari-hari mereka tinggal di suatu lembaga kesehatan, dimana
mayoritas pasiennya menderita cacat mental yang parah. Dikarenakan pengadilan
menganggap bahwa orangtua mereka tidak bisa merawat. Saat mereka tinggal di
lembaga tersebut, mereka merasa bahwa oranglain menganggap mereka abnormal,
tidak dapat melakukan rutinitas sebagaimana yang dilakukan orang normal. Namun,
mereka membantah itu. Mereka merasa bahwa mereka normal secara pemikiran dan
perasaan selain dari fisik. Itu sebabnya pada saat mereka menginjak usia 21
tahun, mereka berjuang untuk mendapat HAM (hak pendidikan) . Dan mereka
berhasil. Mereka menunjukkan pada dunia
bahwa mereka independen dan di apartemen mereka sendiri saja mereka memiliki
kamar sendiri (menggunakan tirai untuk memisah kamar).
Kesimpulan
: Bahwa secara genetis mereka adalah kembar monozigot (identik) jadi memiliki
jenis kelamin yang sama. Namun keadaan tubuh mereka tidak sempurna (menyatu).
Dan secara biologisnya salah satu dari kedua kembaran yaitu Dori/Reba/George
menyatakan bahwa dirinya adlah seorang pria. Faktor ini dapat disebabkan oleh
hormon testosteron yang dimiliki Dori/Reba/George sangat tinggi daripada hormon
progesteron dan estrogen yang dimiliki oleh wanita sejatinya. Sehingga ia
merasa terjebak di dalam tubuh wanita. Sehingga dalam lingkungan, terlihat
jelas bahwa mereka memiliki kepribadian yang sangat berbeda. Lori yang
berkelamin wanita lebih menyukai kamar yang gerly dan berwarna dari pada George
yang lebih suka model maskulin dan bayak poster musik dalam kamarnya. Mereka
juga memiliki hobi dan pekerja yang berbeda. Lori menyukai bowling serta banyak
menjuarai ajang bowling dan ia bekerja sebagai pegawai Laundry di rumah sakit,
sedangkan George menyukai musik. Terutama musik country, ia bekerja sebagai
seorang penyanyi country internasional dan telah banyak memperoleh penghargaan.
Salah satunya adalah Award LA Music for The Best New Artist Country.
Terlahir
dengan kembar siam tidak membuat mereka merasa terasingkan, melainkan mereka
adalah pejuang HAM. Mereka sangat ingin diperlakukan sama dengan manusia normal
lainnya. Lingkungan membuat mereka kuat dan independen.
Komentar
Posting Komentar