FAKTOR-FAKTOR LAIN DALAM PERSEPSI INDIVIDU
Beberapa faktor yang memerankan
peran kuat dalam mempersepsi individu, memiliki sedikit hubungan dengan
individu tersebut, sehingga kemungkinan hubungan kita dengan individu tersebut
menjadi bermakna dan langgeng
a.
Primary
Effect : Pentingnya Kesan Pertama
Kesan
pertama merupakan faktor penting dalam proses persepsi manusia. Setiap orang
dari kita pasti memiliki hari yang baik dan hari yang buruk dalam kehidupan
kita, bahkan faktor baik dan buruk tersebut dapat mempengaruhi persepsi
oranglain terhadap kita. Apakah ketika kita membuat kesan pertama kita pada
hari yang baik atau yang buruk.
Informasi
pertama yang kita dapat dari orang lain cenderung mempengaruhi pendapat kita
terhadap mereka dibandingkan informasi-informasi selanjutnya. Inilah yang
disebut primacy effect sebagai contoh
: ketika Budi bertemu dengan Anto seorang yang sangat hebat di bidang Fisika,
Budi melihat bahwa Anto ini adalah seorang siswa SMA yang jago Fisika dan
menjadi juara kelas, serta ramah dengan siapapun. Kesan pertama Budi akan
positif. Setelah itu ketika ia bertemu lagi dengan Anto di kafe, dimana ia
duduk sendiri dan setengah mabuk, Budi melihat sisi lain dari Anton. Namun,
karena kesan pertama bertemu adalah positif, Budi mengabaikan hal tersebut dan
mengira bahwa dia berada di bar sendirian akrena adanya sesuatu yang negatif
yang menimpanya. Dan Sebaliknya, ketika mereka bertemu, kesan pertama negatif.
Dan ketika keesokan harinya mereka bertemu kesan yang terlihat cukup possitif,
namun karena awalnya negatif. Maka kesan yang mendominasi justru yang negatif.
Efek
Kesan pertama ( primacy effect) tidak selalu penting dan akan sangat berkurang
dalam tiga kondisi sebagi berikut :
1.
Prolonged expose ( paparan yang
berkepanjangan)
Prolonged
expose cenderung mengurangi pentingnya kesan pertama. Walaupun, membuat kesan
pertama yang baik pada hari pertama
bekerja sangat penting, namun anda tidak perlu kuatir karena rekan kerja anda
akan mengetahui diri anda yang sebernarnya dengan mengumpulkan informasi dalam
jangka panjang, sehingga hal tersebut dapat menghilangkan kesan pertama anda.
2.
Passege of time (Berlalunya waktu)
Seperti
yang lainnya, kesan pertama akan dilupakan seiring berjalannya waktu. Jika
adanya jangka waktu yang panjang antara kesan pertama dengan kesan selanjutnya,
kesan yang terbaru yang lebih mendominasi
3.
Knowledge of primacy effects
Ketika
seseorang telah diperingati untuk tidak terpengaruh dengan kesan pertama. Maka
primacy effect dapat dikurangi. Dengan adanya Manager atau profesi lainnya yng
mampu mempersepsi seseorang secara akurat dapat mengajarkan tentang bahayanya
primacy effect, sehingga mengurangi pentingnya primacy effect dalam proses
persepsi mereka.
b.
Proximity
(kedekatan geografis)
Ini
merupakan sebuah hal penting, namun tidak romantis yang menyebabkan
ketertarikan. Sangatlah susah untuk jatuh cinta dengan seseroang yang jarang
kita temui. Kedekatan fisik dan interpersonal yang dihasilkan sangat penting
untuk perkembangan ketertarikan. Sebagai contoh : kamu akan lebih ramah dengan
tetangga yang tinggal dekatmu daripada oranglain yang tinggal ditempat yang
jauh darimu. Hal ini dikarenakan Proximity meningkatkan ketertarikan, dan
pertemuan yang berulang-ulang terhadap seseorang akan meningkatkan rasa suka
kita (Zajonc,1968).
c.
Mutual liking
Manusia
akan lebih tertarik pada orang yang menyukainya daripada orang yang tidak. Menyukai
seseorang biasanya akan mengarah pada balasan perasaan yang sama. Mengapa
demikian? Alasan pertamanya adalah ketika kita menyukai seseorang, kita akan
terlihat lebih menarik secara fisik, khususnya apabila ada sedikit nafsu di
dalamnya. Banyak orang yang berkata bahwa jatuh cinta membuat kamu terlihat
lebih cantik dan itu benar. Matamu akan lebih menarik, pupil mata akan lebih
terbuka ketika kamu melihat seseorang yang kamu anggap menarik secara seksual,
dan orang lain akan melihat bahwa pupil yang terbuka sangat menarik secara
seksual. Selain itu postur dan gerakan tubuh akan lebih menarik juga. Dengan
kata lain, kamu akan lebih memikat secara fisik ketika kamu tertarik
dengan seseorang. Alasan
yang lain adalah ketika kamu menyukai seseorang, kamu akan bersikap lebih baik terhadap
orang tersebut dan bersikap baik membuat kamu kelihatan lebih menarik. Beberapa
penelitian menunjukkan bahwa kita cenderung menyukai orang yang memuji kita
atau orang yang banyak membantu kita. Akan tetapi akan ada dampak negatif dari
pujian dan perhatian yang terlalu banyak. Apabila terlalu berlebihan, khususnya
ketika orang tersebut mengira kamu tidak ikhlas dan mempunyai motif yang egois
dari pemberian, pujian, dan bantuanmu, hal itu tidak akan mengarahkan
perasaannya ke rasa suka dan malah akan membencinya
Komentar
Posting Komentar