GENDER and SEXUALITY
A. DEFENISI
Gender adalah pengalaman psikologis sebagai seorang
wanita dan pria. Identitas gender adalah pandangan seseorang mengenai apakah
dirinya seorang pria atau wanita, dan merupakan komponen sentral sel concept, sedangkan peran gender
merupakan perilaku yang konsisten menunjukkan apakah kita adalah wanita atau
pria dan seberapa seseorang dianggap
“maskulin” atau “feminim” menurut budaya tertentu. Seseorang yang memiliki
karakteristik maskulin atau feminim disebut ANDROGYNOUS
B. PERBEDAAN
DAN PERSAMAAN GENDER
Psikolog
Alice Eagly dan Diane Halpern (2004) menyatakan bahwa pengetahuan tentang
perbedaan antara kedua jenis kelamin akan mendorong pandangan eksis wanita.
Mereka menganjungkan penggunaan metode ilmiah dan standar untuk memahami
“perbedaan” tidak berarti inferior / lenih rendah
C. PERBEDAAN
GENDER DALAM KEKUATAN FISIK DAN
KETERAMPILAN
Hanya
wanita yang dapat menjadi hamil, melahirkan, dan menyusui bayi, selain itu,
rata-rata pria memiliki kekuatan tubuh bagian atas yang lebih baik daripada
wanita
D. PERBEDAAN
GENDER DALAM KEMAMPUAN KOGNITIF DAN
PRESTASI
Secara
keseluruhan kemampuan kognitif dan prestasi antara wanita dan pria adalah sama.
Namun, dibeberapa aspek wanita lebih unggul daripada pria, dan sebaliknya.
Perbedaan gender ini ditemukan dibanyak negara di dunia, datanya diperoleh
sebagai berikut :
|
WANITA
> PRIA
|
WANITA
< PRIA
|
|
Keterampilan
bahasa
|
Pernalaran
spasial dan mekanik
|
|
Pemahaman
dalam membaca
|
Prestasi
MM
|
|
Mengeja
|
Prestasi
IPTEK
|
|
memori
verbal dan spasial
|
Ilmu
komputer
|
|
Kecepatan
persepsi
|
Prestasi
ilmu sosial
|
|
Keterampilan
motorik halus
|
Ketrampilan
elektronik,otomotif,pertokoan
|
Sangat
penting untuk menjadi catatan : bahwa wanita menerima nilai rata-rata yang
lenbih tinggi dalam kursus matematika di semua tingkat kelas, meskipun nilai
rata-rata pada tes yang mengukur kemampuan matematika sedikit lebih rendah. Hal
ini menunjukkan bahwa wanita cenderung menghubungkan keberhasilan mereka dalam
kursus MM pada kerja keras, sedangkan pria lebih mungkin menghubungkan
keberhasilan dengan kemampuan intelektual.
E. PERBEDAAN
GENDER DALAM EMOSI DAN PERILAKU SOSIAL
Pada
wanita, rata-rata cenderung :
a) Pemelihara
dan simpatik
b) Menjadi
ramah
c) Menjadi
kooperatif dan penengah
d) Terlibat
dalam agresi verbal tidak langsung
e) Menjadi
cemas dan tertekan
f) Dapat
menyembunyikan emosi dengan baik
Pada
pria, rata-rata cenderung :
a) Menjadi
kompetitif dan dominan
b) Bersikap
tegas
c) Melakukan
banyak kejahatan (terutama seks)
d) Tidak
takut berisiko
e) Terlibat
alam agresi langsung
f) Memiliki
harga diri tinggi
F. PERBEDAAN
GENDER DALAM PERNIKAHAN DAN PERILAKU SEKSUAL
Laki-laki
cenderung memilih pasangan yang lebih muda dan menarik secara fisik tetapi
memiliki keterampilan rumah tangga yang baik
Perempuan
cenderung memilih pasangan yang agak tua dan yang memiliki karakter yang baik
dan berprestasi dan berpotensi berpenghasilan tinggi
G. ASAL-USUL
PERBEDAAN GENDER
a) Teori
pada perbedan otak
Cerebral
coretex pada laki-laki 10% lebih besar daripada wanita. Corpus callosum lebih
banyak pada perempuan daripada laki-laki ketika mereka dewasa. Pada subkortial
otak, amigdala lebih besar pada laki-laki daripada perempuan
b) Teori
Revolusi
Menurut
Charles Darwin, perbedaan gender muncul akibat :
Tekanan
evolusioner terkait dengan berburu
Seleksi
evolusi dominan dan agresi
Tekanan
evolusioner yang diciptakan oleh perawatan anak
Tekanan
evolusioner yang diciptakan oleh perbedaan gender dalam investasi orangtua
Tekanan
evolusioner dalam pemilihan pasangan
H. ASPEK
BIOLOGIS DAN PSIKOLOGIS DARI SEKSUALITAS
Siklus
respon seksual :
Excitement phaseà
baik pria maupun wanita memiliki adanya gairah psikologis hal ini dapat dimulai
dengan adanya stimulasi verbal, kontak fisik, bau, fantasi,dll. Tahap awal
respon seksual contoh : Jantung berdetak, keringat dingin,dll
Plateau phaseà
stimulasi seksual cukup kuat, namun belum maksimal
Orgamic
phaseàdimana
gairah dan kenikmatan seksual berada di level puncak. Pernafasan menjadi cepat, tekanan darah dan jantung
cepat. Wanita memiliki 3 macam orgasme : inten dan singkat, inten beberapa
kali, beberapa kali, dan sedikit.
Resolution phaseà
setelah kevel orgasme, gairah fisik secara cepat menurun ke fase resolusi.
Tubuh kemabali ke kondisi awal, respon disertai dengan relaksasi dan kelelahan.
Pada pria, fase resolusi diikuti dengan waktu ketika pria tidak respnsif
terhadap stimulasi seksual yang lebih jauh (Refactory)
Komentar
Posting Komentar